BANDARQ- PACARAN, TAPI PELAKU TAK BERITIKAD BAIK DATANG KE RUMAH

bandarq- PACARAN, TAPI PELAKU TAK BERITIKAD BAIK DATANG KE RUMAH
>

BANDARQ

Bandarq Damris (45), ayah almarhum Soniya yang dibincangi sumeks online mengaku tidak punya firasat apa pun kalau putri sulungnya akan terbunuh mengenaskan seperti itu. “Mereka sudah putus sejak dua tahun lalu,” kata Damris. Namun, enam bulan terakhir, Kempol diketahuinya sering mengirim pesan singkat (SMA) bernada ancaman kepada putrinya. “Dia (Kempol, red) memaksa anak saya balikan. Kalau tidak, akan bertindak nekat. SMS ancaman itu banyak sekali,” bebernya.
BANDARQ- PACARAN, TAPI PELAKU TAK BERITIKAD BAIK DATANG KE RUMAH


Selama pacaran, dia menilai pelaku tidak punya iktikad baik untuk datang ke rumah.
Damris juga menyesalkan ketidakmampuan orang tua pelaku menghentikan kenekatan anak mereka. “Kejadian di depan mata, tapi mereka tidak bisa mencegah,” cetusnya.

Dia juga mempertanyakan standar keamanan di tempat kuliah putrinya. Saat kejadian anaknya diseret paksa pelaku di dalam kampus, tidak ada yang menolong. “Alasannya masalah pribadi. Ada apa ini?” ujarnya. Sebagai orang tua, dia berharap pelaku dihukum sesuai perbuatannya.

Semantara itu, Kempol masih diamankan di Polsek Sukarami. Belum diketahui pasti kondisi kejiwaannya. “Secara fisik sehat,” kata Kapolsek Sukarami Kompol Khalid Zulkarnain melalui Kanit Reskrim Iptu Marwan, kemarin.

Pantauan koran ini di sana sekitar pukul 15.45 WIB, sempat datang lima orang naik sepeda motor. Salah satunya berjaket hitam dan ada emblem polisi di lengan kirinya. Mereka masuk ke ruang pelayanan dan bertemu dengan salah satu anggota Polsek Sukarami. Sempat ada pembicaraan. Namun, tak lama kemudian orang tersebut keluar.

Wartawan Sumeks Online berbincang sebentar dengan orang tersebut. Dia mengaku sebagai paman korban. Kedatangannya ke Mapolsek Sukarami, ingin bertemu dengan pelaku. “Saya ingin melihat rupa orang yang membunuh keponakan saya. Tapi tidak diizinkan,” akunya.

Seperti diwartakan, Suryanto alias Kempol tega membunuh pacarnya sendiri, Soniya Priska Pratiwi (19), mahasiswi semester II Universitas Bina Darma (UBD), Sabtu (29/4) lalu di rumah pelaku, diduga akibat emosi hubungannya tak direstui orang tua korban.

post admin kristal

0 comments:

Post a Comment